Cara Beternak Lovebird Mudah, Murah, Cocok untuk Pemula

Cara beternak lovebird bisa dibilang susah-susah gampang. Bukan bermaksud untuk membuat ragu kamu yang sedang ingin memulai ternak lovebird, tetapi memang realitanya seperti itu. Banyak diluar sana yang berbagi tips tentang cara beternak lovebird. Kelihatannya mudah, padahal praktiknya tidak seperti itu.

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara matang dan terukur. Jadi tidak hanya asal praktek saja. Bisa bisa pada akhirnya kamu boncos alias rugi dalam segala hal. Mulai dari rugi waktu, tenaga, dan juga biaya. Oleh sebab itu, kali ini kicau akan berbagi tips jitu tentang ternak lovebird. Tidak hanya tips ringan, tetapi menyeluruh, lengkap, disertai step by step tentang cara beternak lovebird yang sudah terbukti jos.

Panduan Cara Beternak Lovebird Mudah, Murah, Cocok bagi Pemula

Sebelum memulai proses ternak lovebird, ada beberapa hal yang patut kita persiapkan. Sehingga nantinya saat waktunya tiba, kita tidak kelabakan dan terburu-buru dalam beternak lovebird. Akibatnya banyak hal yang justru terlewat atau bahkan lupa untuk dilakukan.

Secara umum, ada 5 hal yang perlu dipersiapkan dalam langkah-langkah beternak lovebird. Lima hal tersebut diantaranya adalah:

  1. Memilih Indukan Jantan dan Betina yang Unggul
  2. Persiapan Kandang dan Sarang Lovebird
  3. Proses Mengawinkan Lovebird
  4. Proses Penanganan Setelah Bertelur dan Menetas
  5. Proses Penanganan Paska Menetas

Jadi setelah tahu 5 hal pokok yang harus dipersiapkan secara matang. Saatnya kita mengupas lebih lanjut tentang apa saja yang perlu dilakukan untuk setiap step di atas. Sebagai catatan, silakan dibaca sampai selesai baru dipraktekkan. Supaya nantinya jelas dan tidak ada bingung atau ada yang terlewatkan.

1. Memilih Indukan Jantan dan Betina yang Unggul

indukan ternak lovebird

Dalam memilih lovebird yang akan diternakkan, sebaiknya kita harus sangat selektif. Tujuannya agar ketika diternakkan, hasil anakan yang dihasilkan nantinya berkualitas bagus, atau minimal sama dengan indukannya. Sebelum memulai step by step cara beternak lovebird yang pertama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah memilih indukan untuk ternak lovebird yang berkualitas dan unggul.

Cara Menentukan Indukan Lovebird yang Unggul dan Berkualitas

  • Jelas jantan dan betina nya. Jangan sampai jantan semua atau malah betina semua. (Begini cara membedakan lovebird jantan dan betina yang benar dan 99% akurat).
  • Pastikan indukan memiliki kondisi fisik yang sehat dan juga sempurna.
  • Lovebird yang dijadikan indukan memiliki bobot yang pas, ukuran tubuh yang besar, dan juga memiliki pergerakan yang aktif.
  • Pilih indukan yang bersuara merdu dan ngekek panjang (untuk ternakan yang fokus untuk lomba kicau atau kontes suara).
  • Pilih indukan yang berbulu indah dan berwarna cantik (jika untuk ternakan lovebird yang fokus untuk lomba kecantikan dan kontes keindahan burung).

Pastikan kualifikasi indukan di atas sudah terpenuhi semua. Lakukan pemilahan indukan secara benar dan teliti. Jangan sampai salah dalam memilih indukan terutama sekali dalam memilih jenis kelaminnya.

2. Persiapan Kandang dan Sarang Lovebird

persiapan kandang lovebird

Jika kita sudah selesai memilih sepasang lovebird yang akan dijadikan indukan, saatnya kita masuk ke tahap yang kedua. Pada tahap kedua dari cara beternak lovebird, hal yang perlu kita lakukan adalah membuat kandang dan juga sarang untuk sepasang indukan tersebut. Syarat yang harus terpenuhi agar kandang dan sarang nyaman untuk kawin, bertelur, dan menetaskan telur tidaklah sulit. Cukup buat kandang dan sarang seperti berikut:

Kualifikasi Kandang dan Sarang untuk Ternak Lovebird

  • Kandang untuk sepasang indukan dibuat dengan ukuran minimal 50 cm (lebar) x 100 cm (tinggi) x 50 cm (panjang). Jadi untuk jumlah pasangan yang lebih banyak tinggal mengalikan ukurannya saja. Misalkan untuk lima pasang maka ukuran kandangnya 250 cm (lebar) x 500 cm (tinggi) x 250 cm (panjang) dengan diberi sekat-sekat untuk masing-masing pasangan indukan.
  • Pastikan untuk membuat sarang untuk bertelur dan mengerami hingga menetas. Ukuran untuk sarang yang optimal adalah 20 cm (lebar) x 25 cm (tinggi) x 25 cm (panjang). Jangan lupa bagian dalamnya diberi dedaunan kering, rerumputan kering, kayu serut kering, atau kulit kayu kering. Biarkan acak-acakan, sebab nanti lovebird akan membuat sarangnya sendiri.
  • Lovebird yang dijadikan indukan memiliki bobot yang pas, ukuran tubuh yang besar, dan juga memiliki pergerakan yang aktif.
  • Khusus untuk perbandingan indukan jantan 3 dan betina 5, sebaiknya membuat kandang khusus. Kira-kira ukurang yang optimal adalah 150 cm (lebar) x 200 cm (tinggi) x 200 cm (panjang).
  • Kandang lovebird dibuat dari rangka kayu / besi yang diberi kawat ram dan memiliki atap diatasnya. Boleh juga tidak beratap asalkan diletakkan di tempat teduh bercahaya (tidak gelap). Sedangkan sarang dibuat dari bahan kayu tipis atau tripleks.

Setelah kandang dan sarang sudah jadi, saatnya masuk ke tahapan selanjutnya. Tahapan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah tahap mengawinkan indukan lovebird. Pada tahapan ini adalah tahapan yang paling krusial pada seluruh tips cara beternak lovebird di sini. Mengapa dikatakan krusial? Mari kita bahas.

3. Proses Mengawinkan Lovebird

mengawinkan lovebird

Akhirnya tiba waktunya untuk tahap yang cukup krusial, yakni mengawinkan lovebird indukan. Krusial karena banyak sekali dari pecinta lovebird yang salah memprediksi indukan. Bisa dari jenis kelamin yang salah, kondisi fisik yang kurang prima, dan yang paling sering adalah salah menentukan usia indukan. Jadi jika usia lovebird belum masuk masa kawin, maka sepasang lovebird tersebut tidak akan mau kawin. Tata cara perkawinan juga tak kalah penting. Supaya indukan tidak stres dan ujung-ujungnya malah gagal kawin.

Prasyarat dan Tata Cara Mengawinkan Lovebird

  • Usia untuk lovebird indukan siap kawin adalah 8 bulan untuk pejantan dan usia 12 bulan untuk betina nya.
  • Pastikan indukan menunjukkan tanda birahi yang jelas terlihat. Pejantan siap kawin biasanya agresif, mulai memunculkan suara riuh, dan sering menggangu betina nya. Sedangkan si betina akan cenderung diam, pasif dan kadang menggigit-gigit benda-benda disekitarnya.
  • Jika sudah seperti itu, maka saatnya mengawinkan indukan lovebird tersebut. Masukkan sepasang indukan tersebut dalam kandang yang sudah dipersiapkan tadi. Biarkan proses kawin terjadi dan hasilnya akan kamu lihat setelah 3-10 hari berikutnya. Jika sukses, maka akan ada beberapa telur yang diletakkan di sarang dan dierami oleh si betina.

4. Proses Penanganan Setelah Bertelur dan Mengerami

lovebird mengerami telur

Setelah semua proses perkawinan yang penuh penjuangan dilalui maka kita tinggal melihat proses pengeraman telur. Apa yang perlu kita lakukan saat proses pengeraman telur?

Penanganan dan Perlakuan untuk Lovebird Setelah Betelur dan Mengerami

  • Setelah telur sudah nampak, saatnya masuk ke tahap pengeraman. Lama pengeraman biasanya antara 22-25 hari hingga telur-telur tersebut menetas. Pada tahapan ini jangan sampai ada gangguan supaya proses pengeraman sempurna. Jadi kalau sekiranya si jantan menggangu betina nya dalam mengerami telur, sebaiknya keluarkan saja dan pindah ke kandang lain.
  • Pastikan untuk memberikan makanan yang bergizi untuk mensuplai makanan sang indukan betina selama mengerami telurnya. Beri makanan berupa campuran pur pakan ayam yang dicampur remahan bubur bayi. Berikan secara berkala saja, jangan keseringan, supaya tidak mengganggu proses pegeraman.
  • Pada beberapa kasus, untuk indukan yang malas biasanya akan jarang mengerami telurnya dan cenderung mengabaikannya. Nah, untuk jenis indukan betina yang seperti ini bisa kamu treatmen khusus. Caranya dekatkan indukan betina lain ke dekat kandangnya. Biasanya indukan yang malas tersebut akan terpacu untuk mengerami telurnya dari suara indukan betina lain yang ada didekatnya. Ingat, didekatkan ya, bukan dimasukkan dalam kandang yang sama.
  • Oiya, untuk indukan yang masih pertama sekali bertelur, seringnya banyak atau bahkan tidak ada yang menetas. Itu wajar-wajar saja, tidak ada yang aneh, semua mengalaminya. Namun setelah kedua dan seterusnya biasanya telur-telurnya menetas dengan sempurna.

5. Proses Penanganan Paska Menetas

cara meloloh anakan lovebird

Semua proses sudah selesai dilewati, kali ini saatnya melanjutkan tahapan yang terakhir dari cara beternak lovebird yang sejatinya amat menyenangkan. Tahapan itu adalah tahapan dimana kita mulai proses penanganan paska menetas.

Proses Penanganan Paska Menetas yang Harus Kita Lakukan

  • Jika setelah waktunya sudah menetas, maka telur-telur tadi akan mulai menampakkan anakan burung yang masih merah dan lemah. Tunggu sekiranya 10 hari sampai 14 hari, biasanya setelah itu anakan lovebird akan mulai keluar sarang.
  • Kalau sudah seperti itu, maka sebaiknya indukan di ambil dan ditaruh di sangkar atau kandang lain. Sekarang tiba giliranmu untuk meloloh anakan lovebird tersebut. Berikan makanan bergizi yang terbuat dari bubur bayi yang diseduh dengan air hangat seperti akan menyuapi bayi.
  • Loloh bubur bayi tersebut menggunakan suntikan besar dengan ujung jarumnya diganti selang kecil yang elastis dan tidak tajam. Tekan perlahan agar anakan lovebird tidak tersedak. Lakukan pelolohan secukupnya dengan durasi loloh tiap 4 jam sekali.
  • Lakukan secara rutin sampai anakan bisa makan dari tempat makannya sendiri. Beri makanan yang sama dan bila perlu bisa ditambahkan suplemen atau vitamin untuk anakan lovebird. Kamu bisa mendapatkannya di toko pakan atau pasar burung.

Ya itu tadi beberapa tips dan cara beternak lovebird yang mudah, murah dan cocok bagi pemula. Sudah sangat lengkap sekali, mulai dari awal persiapan sampai tahapan akhir paska anakan lovebird keluar. Pastikan untuk melakukan langkah demi langkahnya dengan cermat. Sebab semakin cermat makin bagus hasilnya.

Satu lagi, usahakan dalam ternak lovebird harus punya tujuan. Misalkan saja untuk menghasilkan anakan yang bernilai jual tinggi. Contohnya anakan yang blorok harganya jutaan sampai puluhan juta. Apalagi untuk anakan lainnya yang tergolong dalam jenis lovebird termahal di dunia. Pastinya usaha kerasmu dalam beternak lovebird jadi terbayar lunas dari hasil penjualannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *