Cara Merawat Kacer Agar Memiliki Kicauan yang Lantang Plus Gacor Maksimal

Cara merawat kacer relatif lebih mudah dibandingkan dengan merawat burung ain. Tidak perlu melakukan beberapa tahapan khusus, hanya perlu melakukan beberapa treatment biasa secara telaten saja sudah cukup. Jadi memelihara kacer bisa jadi paling cocok dengan orang-orang yang kurang suka memelihara burung tetapi tidak punya banyak waktu.

Selain dari alasan tersebut, burung kacer juga dikenal memiliki suara kicauan yang khas dan merdu dibandingkan burung lainnya. Berkat suara khas dan merdunya inilah orang-orang banyak tertarik untuk mengkoleksinya.

Keindahan kicauannya ini tentu tidak terlepas dari ketelatenan dalam perawatannya. Selanjutnya perawatan yang sudah dilakukan bisa ditunjang dengan beberapa treatment tambahan, seperti pemberian pakan, pengkondisian lingkungan, dan juga pelatihan yang diberikan.

Hal tersebut bertujuan untuk membuat kacer terhindar dari stres dan kesehatannya terjaga dengan baik. Oleh karena itu, untuk cara merawat kacer tidak boleh sembarangan. Semuanya harus sesuai dengan prosedur yang baik dan benar.

Sehingga pada akhirnya nanti, perawatan yang telah kita lakukan mampu membuat burung kacer bisa gacor maksimal, merdu, dan lantang saat berkicau. Bahkan tidak menutup kemungkinan kacer kesayanganmu bisa diikutkan lomba gacor dan masuk nominasi juara.

Tips Cara Merawat Kacer Supaya Gacor Maksimal, Merdu, dan Lantang

Agar burung kacer kesayangan kamu bisa gacor maksimal dan dalam merdu dalam berkicau tentu saja tidak mudah. Kamu harus melakukan perawatan harian secara telaten, rutin dan juga bertahap. Semua itu tidak bisa selesai dan dirasakan hasilnya dalam waktu yang singkat.

Tetapi dengan melakukan perawatan berikut ini, tentu kamu bisa menghasilkan kacer dengan kualitas suara yang optimal. Lantas, bagaimana sih sebenarnya perawatan burung kacer agar bisa bersuara gacor maksimal? Berikut ini adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan.

1. Cek Jenis Kelamin Kacer Terlebih Dahulu

Pasti dalam hati kamu bertanya, kenapa sih harus dicek jenis kelaminnya dulu? Apa hubungannya jenis kelamin dengan kicauan burung?

Ok, ada satu hal yang perlu kamu ketahui. Sebenarnya hanya kacer jantan sajalah yang bisa berkicau dengan merdu dan lantang. Maka dari itu, jika kamu ingin melatih kacer, sebaiknya pilih yang kacer yang jenis kelaminnya jantan.

Nah, untuk memudahkan kamu untuk menganalisa jenis kelamin kacer, berikut ini ada beberapa ciri khas untuk membedakan kacer jantan.

  • Postur kepala kacer jantan terlihat lebih rata. Bentuk kepalanya sekilas terlihat seperti persegi.
  • Kacer jantan juga memiliki ukuran paruh yang lebih pendek dari betina nya. Umumnya baik jantan dan betina, kedua paruhnya sama-sama berwarna hitam.
  • Pada bagian lidah kacer jantan terdapat 1-2 bercak berwarna hitam. Kebanyakan kicau mania menjulukinya sebagai blackspot.
  • Bulu pada sayap kacer jantan biasanya berwarna hitam pekat atau hitam legam.
  • Postur tubuhnya juga terlihat lebih ramping dengan permukaan dada yang terlihat lebih lebar juga tampak lebih tegap.
  • Saat kacer jantan tidak bergerak biasanya ekornya akan terlihat merapat ke tengah.
  • Kacer jantan juga memiliki suara kicauan yang terdengar lebih nyaring dan gacoran yang merdu

2. Pemberian Pakan dan Minuman yang Baik dan Benar

Setelah kamu sudah bisa membedakan dan memilih burung kacer jantan, kamu bisa mulai melanjutkan ke tahap kedua. Tahap kedua dalam cara merawat kacer adalah pemilihan asupan makanan dan minuman yang baik dan benar.

Nah, untuk asupan makanan kacer sendiri bisa berupa makanan alami dan juga berupa makanan buatan. Biasanya dalam memberikan makanan, orang-orang tidak hanya memakai satu jenis saja namun kombinasi dari kedua jenis pakan tersebut.

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh kacer. Kacer yang tersuplai dengan makanan yang bernutrisi bisa menghasilkan suara kicauan yang lantang dan juga merdu.

Pakan alami untuk kacer yang baik adalah jangkrik, kroto, orong-orong, belalang, cacing tanah dan juga ulat hongkong. Sedangkan untuk pakan buatan, kebanyakan kicau mania biasanya memberikan voer (pakan poor).

Aturan pemberian pakan berdasarkan waktu dan porsi atau takaran yang baik dan benar.

  • Pakan jangkrik cukup diberikan 2-3 ekor setiap pagi dan sore hari.
  • Pakan berupa ulat hongkong bisa kamu berikan seukuran 1 sendok teh sehari sekali.
  • Sebagai penyempurna asupan nutrisi pelengkap, kamu bisa menambahkan voer (poor) setiap 2 kali sehari dengan takaran secukupnya.

3. Bersihkan Kandang Kacer Secara Rutin

Faktor lingkungan merupakan salah satu penunjang yang juga perlu diperhatikan dalam merawat kacer. Faktor lingkungan dimaksud disini tentu saja menyangkut kebersihan dari kandang kacer.

Jika kandang kacer bersih, maka kacer bisa terhindar dari segala penyakit yang berasal dari jamur dan bakteri. Sehingga kesehatan dan stamina dari burung kacer akan tetap terjaga.

Kacer yang sehat pasti akan memperlihatkan gerakan yang gesit, lincah, serta aktif dalam berkicau. Perilaku seperti ini juga bisa menunjukkan bahwasanya kacer kesayangan kita terhindar dari stress.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu harus cukup rutin membersihkan kandang kacer milikmu. Setidaknya setiap sekali hari sudah cukup. Sebab hal seerti ini termasuk salah satu cara merawat kacer yang juga tak kalah pentingnya dibanding poin yang lain.

4. Memandikan dan Menjemur Kacer Secara Rutin

Masih bicara masalah menjaga kesehatan kacer, ada satu treatment lanjutan yang bisa kamu lakukan agar kacer bisa berkicau dengan lantang dan merdu. Salah satu hal yang tidak boleh ketinggalan adalah menjaga kebersihan tubuh kacer.

Sebagai pemilik kacer kamu harus secara rutin memandikannya. Namun sebelum kacer siap dimandikan, burung kacer perlu diangin-anginkan dulu selama kurang lebih 20 menit.

Setelah itu kacer bisa langsung dimandikan dengan cara disemprot air melalui sprayer. Seting srayer agar mengeluarkan butiran air yang lembut, lalu semprotkan ke arah tubuh kacer secara merata.

Oiya, akan jauh lebih baik lagi jika kamu memilih waktu yang tepat ketika memandikan kacer kesayanganmu. Pagi hari merupakan waktu terbaik untuk mandi bagi burung kacer. Waktu yang baik di pagi hari antara lain sekitar jam 8-10 pagi.

5. Lakukanlah Pemasteran pada Burung Kacer

Salah satu upaya untuk melatih dan mematangkan suara kicauan kacer kamu bisa melatih dengan masteran. Dalam pemasteran ebaiknya kamu memergunakan burung lainnya selain kacer.

Pilih burung masteran yang benar-benar memiliki kicauan yang mumpuni. Sebab semakin bagus suara burung masteran, akan mempengaruhi kegacoran dan kelantangan suara kacer kedepannya. Jadi kamu harus benar-benar selektif dalam memilihnya, ya.

Lalu kapan waktu terbaik untuk melatih kacer dengan masteran? Waktu terbaik untuk melakukan pemasteran biasanya di sore hari. Karena suhu udara sore hari sangat pas, tidak terlalu panas dan juga dingin.

Lakukan proses pemasteran secara rutin dan telaten. Usahakan untuk melakukannya setiap hari. Selanutnya amati setiap perkembangannya, ulangi terus hingga kualitas gacoran sesuai dengan yang kamu inginkan.

6. Tempatkan pada Lingkungan yang Kondusif

Sebenarnya kacer adalah jenis burung yang tidak menyukai keramaian. Maka dari itu sebaiknya pilih lokasi penempatan kandang yang tenang dan jauh dari kegaduhan. Sebab jika ditempatkan di dekat keramaian kacer mudah stress.

Jika kacer sudah stress maka secara otomatis dia akan enggan untuk berkicau. Jadi penting sekali untuk benar-benar memperhatikan kondisi lingkungan tempat kacer diletakkan.

Meski begitu terkadang kita juga harus melatih mental dari si burung kesayangan kita ini. Supaya nantinya tidak minder saat harus bersanding dengan burung-burung lainnya. Namun jangan lantas ekstrem dalam melatihnya, tiba-tiba ditaruh di temppat yang padat keramaian dalam waktu yang lama. Jangan, sebaiknya biasakan secara pelan-pelan saja.

Mulailah dengan menaruh beberapa burung sandingan. Selanjutnya amati perkembangannya, jika dirasa ada hasil maka kamu bisa mulai menaruhnya di tempat yang agak ramai. Begitu seterusnya samai kacer terbiasa ditaruh di pinggir jalan atau di teras rumah.

7. Buatlah Kacer Menjadi Jinak

Setelah melakukan beberapa treatment cara merawat kacer di atas, ada baiknya kamu juga perlu menjinakan burung kacer kesayanganmu. Sebab dengan menjinakannya kamu bisa lebih mudah dalam melatihnya.

Cara menjinakannya sebenarnya cukup mudah kok. Kamu bisa memulainya dengan rutin mengelus-elus bulunya atau dengan cara menyuapi makanan pada kacer. Oiya, satu hal yang tidak kalah penting, ajaklah kacer milikmu berbicara.

Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu memberikan rangsangan berupa suara. Bisa dengan suara decakan dari mulut misalnya. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengumpannya agar mau berkicau.

Bentukan rangsangan lain yang bisa dilakukan antara lain dengan cara bersiul menirukan suara burung juga cukup efektif. Lakukan secara rutin saat kamu sedang berada di dekat kandangnya. Jika kamu melakukannya dengan telaten, maka hasilnya akan terlihat.

8. Mengerodongi Kacer ada Saat-saat Tertentu

Saat kondisi cuaca sedang dingin, sebaiknya tutup kandang kacer dengan kerodongan.
Pada malam hari atau saat sedang hujan biasanya suhu udara sangat dingin, itulah saat yang tepat untuk mengerodongi kacer.

Pengerodongan gunanya untuk menjaga kesehatan kacer kesayangan kita dari ancaman penyakit. Khususnya penyakit yang ditimbulkan dari ketidakstabilan suhu tubuh si kacer. Pengerodongan juga membuat suhu udara dalam kandang menjadi hangat dan kacer merasa nyaman.

Selain itu fungsi lain dari kebiasaan menutup kandang dengan kerodongan adalah dapat mencegah kacer dari pemangsa. Mengingat kacer termasuk burung yang tidak besar, maka kacer sangat rentan dengan predator di malam hari. Khsusnya untuk predator yang bisa menjangkau kacer di dalam kandang seperti tikus, kucing, maupun ular.

9. Adulah Kacer dengan Burung Kacer yang Lain

Cara merawat kacer yang terakhir bisa dibilang merupakan bagian yang cukup menyenangkan. Terutama saat melihat milik kita bisa beradu gacor dengan mengadunya dengan burung kacer yang lainnya.

Kita hanya perlu menyandingkannya dengan kacer lain dan menunggu reaksinya. Jika kacer milikmu terpancing, maka dia akan berkicau lebih lantang dari lawanya. Sehingga kedua burung tersebut akan saling bersahutan satu sama lain begitu dan seterusnya.

Cara ini dianggap cara yang paling efektif untuk mengoptimalkan suara kicauan burung kacer. Sejauh ini banyak burung kacer jawara lomba yang dilatih dengan cara tersebut. Hasilkan burung kacer tersebut menjadi kuat mental dan lantang dalam berkicau.

Jadi pastikan memasukkan cara terakhir ini untuk menghasilkan kacer idaman yang berkualitas tentunya. Namun meski begitu, beberapa cara sebelumnya juga harus diterapkan. Supaya hasil yang didapat nantinya juga maksimal. Semoga sedikit tis cara merawat kacer ini bisa memberikan hasil yang terbaik.

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *