Murai Batu Borneo: Jenis, Ciri dan Cara Melatihnya Agar Juara

Sebagai salah satu penggemar burung murai, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan burung Murai Batu Borneo. Seperti namanya, jenis murai ini memang berasal dari Pulau Kalimantan. Salah satu jenis burung murai ini memang banyak peminatnya dari sabang sampai merauke. Bahkan tak tanggung-tanggung, pecinta murai batu borneo bahkan rela berburu burung ini hingga ke pelosok-pelosok daerah.

Meski begitu, cukup banyak rumor yang mengatakan bahwa kualitas murai asal Kalimantan ini kalah jauh dengan Murai Sumatera. Benarkah demikian? Tentu saja tidak. Sebab kualitas tidak ditentukan dari jenis rasnya, namun murni dari ketelatenan perawatan dan penerapan pola latihan yang benar.

Jenis-jenis Murai Batu Borneo, Ciri-ciri Murai Batu Borneo dan Cara Melatih Murai Batu Borneo Agar Juara

Memang tidak afdol rasanya apabila membahas burung murai batu borneo hanya dari luarnya saja. Ada baiknya kita kupas tuntas sampai ke dalam-dalamnya. Kali ini kicau akan membahas mengenai seluk beluk murai batu borneo mulai dari jenis, ciri, sampai cara melatihnya. Nah, berikut ini informasi detail mengenai jenis murai Kalimantan ini, lengkap dengan ciri dan cara melatihnya agar bermental juara.

Jenis-jenis Ras Murai Batu Borneo

Burung Murai Batu Borneo dibedakan menjadi 3 ras, yaitu Murai Batu Palangka, Murai Batu Banjar dan Murai Batu Mahkota. Ketiga jenis ras burung ini memang berasal dari belahan Kalimantan yang berbeda. Untuk Murai Batu Palangka, umumnya dijumpai di wilayah Kalimantan Barat dan Tengah. Maka tidak heran jika masyarakat sering menyebutnya sebagai Murai Kalteng.

Jenis Murai yang kedua, namanya berasal dari salah satu suku di Kalimantan Selatan, yaitu Banjar. Maka kamu akan banyak menjumpai burung ini di provinsi tersebut. Sedangkan jenis yang terakhir memang sedikit berbeda dibandingkan burung Murai Batu Borneo lainnya. Hal ini tampak dari ciri fisik dari si burung ini. Seperti yang diketahui pada Murai Batu Mahkota, bagian kepalanya memiliki corak putih yang khas.

Lalu, apa saja sih ciri khas dari ketiga ras murai ini, sehingga kita bisa membedakannya? Nah, berikut ini informasi selengkapnya.

Ciri Khas Dari Masing-masing Ras Murai Batu Borneo

Berikut ini merupakan beberapa ciri khas yang dimiliki masing-masing ras Murai Batu Borneo, yang bisa kamu jadikan rujukan untuk membedakan diantara ketiganya.

Murai Batu Palangka / Kalteng

Murai batu palangka merupakan jenis murai batu yang banyak ditemukan di daerah palangka. Persebarannya meliputi area kalimantan tengah secara keseluruhan. Jenis murai batu yang satu ini tentu saja berbeda dengan jenis murai batu lainnya. Murai batu palangka diantaranya memiliki keunikan ciri sebagai berikut.

Ciri khas yang dimiliki Murai Batu Palangka / Kalteng:

  • Postur tubuh yang dimiliki jenis murai ini adalah tergolong sedang, dengan bentuk badan yang relatif lebih panjang.
  • Memiliki panjang ekor sekitar 15 hingga 18 cm.
  • Warna yang tampak pada bulu dadanya adalah kecoklatan.
  • Warna kakinya merupakan kombinasi dari coklat kehitaman dan coklat kemerahan, namun terkadang tampak coklat kekuningan.
  • Gaya tarung dari murai ras ini hampir sama dengan ras lainnya, yaitu dengan cara mengembangkan bulu-bulu yang ada pada bagian perut hingga dadanya.

Murai Batu Banjar

Jika kamu gemar melihat kontes burung murai, pasti sudah tidak asing lagi dengan ras Murai Borneo yang satu ini. Sebab Murai Batu Banjar merupakan jenis ras murai yang sering diikutsertakan dalam ajang lomba. Nah, seperti halnya murai Batu Palangka, jenis murai ini juga memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis lainnya.

Ciri khas yang dimiliki Murai Batu Banjar:

  • Postur ukuran tubuh yang dimiliki memang variasi, mulai kecil, sedang hingga besar.
  • Panjang ekornya relatif lebih pendek dari Murai Batu Palangka, yaitu berkisar 10 sampai 15 cm saja.
  • Warna bulu di dadanya adalah coklat muda.
  • Warna kakinya juga bervariasi, ada yang coklat kehitaman, hitam, putih kekuningan atau coklat kemerahan.
  • Gaya bertarungnya memang sangat khas, yaitu dengan mengembangkan bulu-bulu di dada sampai pada batas leher, sehingga terlihat menyerupai bola.

Murai Batu Mahkota

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ciri khas yang dimiliki murai jenis ini secara umum adalah adanya corak putih di bagian kepalanya, yang sekilas terlihat seperti mahkota. Namun selain itu, ada beberapa hal yang bisa menjadi ciri dari ras murai ini, diantaranya:

Ciri khas yang dimiliki Murai Batu Mahkota:

  • Memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil hingga sedang.
  • Panjang ekornya lebih pendek dibandingkan dua ras sebelumnya, yaitu sekitar 10 – 13 cm.
  • Warna bulu dadanya hampir sama dengan ras lainnya yaitu coklat muda.
  • Memiliki warna kaki yang lebih gelap, bahkan ada yang hitam pekat.
  • Gaya bertarungnya sama dengan Murai Batu Banjar, yaitu membulat menyerupai bola.

Cara Melatih Murai Batu Borneo Agar Bermental Juara

Burung Murai merupakan salah satu jenis burung yang sering diikutsertakan dalam ajang kontes burung. Dalam kontes tersebut biasanya mengadu kualitas kicauan dari sang burung. Tentu saja parameter penilaiannya dilihat dari variasi suara dan kelantangan kicauannya.

Maka tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa hanya burung Murai yang memiliki mental juaralah yang bisa memenangkan kontes tersebut. Nah, berikut ini beberapa cara untuk melatih Murai Batu Borneo, agar berani unjuk gigi dan memiliki mental juara.

Mulailah Memilih Bakalan Murai Batu Borneo yang Berkualitas Super

Cara pertama tentu dimulai dengan memilih bakalan murai Borneo yang berkualitas super. Cara membedakannya cukup mudah, yaitu terlihat dari tampilan fisik burung. Burung Murai Batu Borneo yang baik tentu saja adalah yang sehat. Biasanya dapat dilihat dari kedua sayapnya yang mengapit rapat di sisi samping tubuhhingga ke bagian pahanya.

Selain itu murai yang sehat biasanya lebih reaktif dan lincah. Tatapan matanya pun lebih tajam, dengan suara centrokannya yang terdengar keras dan lantang. Hal ini berbeda dengan murai yang berkualitas buruk, yang biasanya terlihat lemas, tatapan mata sayu dan berair.

Melatih Makan Voer

Setelah memilih bakalan yang baik, selanjutnya kamu harus mulai melatihnya. Pertama, kamu harus melatihnya untuk memakan voer. Cara penyajian voer untuk burung ini bisa dengan dua cara, yaitu:

  • Campurkan voer dengan ulat hongkong.
  • Campurkan voer halus dengan kroto.

Tentu saja kamu bebas memilih cara penyajiannya. Yang terpenting, lakukanlah cara tersebut selama seminggu, hingga murai benar-benar mau makan voer murni secara total.

Melatih Memakan Jangkrik

Selanjutnya kamu harus melatihnya untuk memakan jangkrik. Memang diawal-awal transisi voer ke jangkrik, agak sedikit susah. Perlu adanya penyesuaian kepada burung murai, agar tidak kaget. Proses adaptasi ini memang membutuhkan waktu yang lumayan lama, maka untuk menunjangnya, kamu disarankaan untuk memberikan asupan multivitamin pada makanannya.

Hal ini digunakan untuk mempercepat ransangan Burung Murai Batu Borneo agar mau makan jangkrik. Lakukan hal tersebut, sampai murai batu milik kamu benar-benar mau makan jangkrik sepenuhnya.

Jangan Menyandingkan Burung Murai Batu Borneo Dengan Burung Berkicau Lainnya untuk Sementara Waktu

Selanjutnya, selama dalam masa-masa pelatihan awal, hindari menyandingkan murai kesayanganmu dengan burung lain. Apalagi yang memiliki kicauan yang keras dan lantang. Maka akan lebih baik jika kamu menggunakan kerondong full body, selama seminggu, saat pertama datang ke rumah.

Bukalah Kerondong Sedikit Demi Sedikit pada Saat Masa Adaptasi

Masa adaptasi atau penyesuaian diri yang dimiliki burung Murai cukup lama, bisa memakan waktu selama 2-4 minggu. Selama itu pula kamu harus membuka tutup kerondong sangkarnya sedikit demi sedikit sampai benar-benar terbuka semuanya.

Tujuannya sudah pasti agar murai batu borneo milikmu tidak kaget dengan lingkungan sekitarnya. Termasuk kaget saat nantinya mulai mendengar suara kicauan burung lain di sekelilingnya. Perlu diingat bahwa kesuksesan membentuk mental burung Murai Batu Borneo tentu tidak lepas dari kondisi dan perawatan pada burung tersebut.

Nah, demikianlah informasi mengenai murai batu borneo yang meliputi jenis, ciri dan cara melatihnya agar bermental juara. Pastian kamu melakukannya dengan sepenuh hati. Sebab bila perawatan dan juga kontrol yang kita lakukan maksimal, maka hasilnya juga akan maksimal. Silahkan mencobanya dirumah, semoga sukses.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *